Minggu, 19 September 2010
Milan - Gol yang ditorehkan Filippo Inzaghi ke gawang Catania, Minggu (19/9/2010) dinihari WIB juga membuat striker AC Milan itu semakin mendekati torehan gol Marco Van Basten.
Inzaghi mencetak gol penting untuk Il Diavolo Rosso. Gol tersebut menghindarkan tim kota mode Italia itu dari kekalahan atas Catania.
Ternyata gol ini juga memiliki arti tersendiri bagi mantan striker Atalanta dan Juventus itu. Seperti dikutip dari CNN, kini jumlah gol Pippo selama berseragam Milan menjadi 123.
Angka ini hanya tertinggal satu gol dari jumlah yang dimiliki punggawa Rossoneri era 1990-an, Marco Van Basten.
Pria berkebangsaan Belanda itu membukukan 124 gol selama berseragam 'Merah-Hitam' tahun 1987-1995. Van Basten membutuhkan 201 laga untuk membukukan golnya. Sementara Inzaghi sejauh ini sudah tampil dalam 285 partai.
Inzaghi memang sudah terhitung uzur untuk ukuran pemain sepakbola, apalagi yang menghuni posisi penyerang. Terlebih untuk musim ini lini depan Milan semakin diramaikan oleh pemain-pemain yang lebih muda seperti Robinho dan Zlatan Ibrahimovic.
Namun satu gol ke gawang Catania membuktikan bahwa attacante kelahiran 9 Agustus 1973 itu masih belum habis dan masih bisa berkontribusi.
Bila tampil konsisten, bukan tidak mungkin musim ini Super Pippo juga bisa menyamai catatan 131 gol yang dibukukan Aldo Boffi, pemain Milan tahun 1936-1945.
Milan - AC Milan harus puas mendapatkan satu poin dikandang setelah hasil imbang 1-1 dengan Catania. Gol Flippo Inzaghi menjelang turun minum menyelamatkan Milan dari kekalahan.
Pada laga di San Siro, Minggu (19/9/2010) dinihari WIB, Milan sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Ciro Capuano di menit ke- 27. Namun Inzaghi mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat golnya menjelang turun minum.
Hasil tersebut membuat Rossoneri sementara berada di peringkat kelima klasemen Seri A. Dari tiga pertandingan yang telah dilewati Milan di awal musim ini, skuad besutan Massimiliano Allegri ini hanya mengumpulkan empat poin.
Jalannya Pertandingan
Catania sudah mengancam lebih dulu saat pertandingan baru berjalan dua menit. Sebuah tembakan kaki kiri dari Adrian Ricchiuti di tengah kotak penalti masih dapat digagalkan oleh kiper Milan Christian Abbiati.
Pada menit ke-9 kembali Ricchiuti mengancam lewat tendengan crossingnya ke arah gawang namun Abbiati mampu mentip bola tersebut. Sementara Milan menekan namun Inzaghi gagal memanfaatkan peluangnya setelah tendangannya melebar.
Pada menit ke-25, Catania kembali mengancam lewat tembakan kaki kiri Alessandro Potenza namun masih dapat digagalkan Abbiati. Tekanan yang dilakukan oleh tim tamu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-27.
Catania unggul lewat gol cantik Capuano hasil tendangan volley kaki kirinyanya dari luar kotak penalti. Dua menit kemudian Catania kembali mengancam gawang Milan namun Ricchiuti gagal memanfaatkannya tembakannya melenceng.
Meski demikian, Milan pun mencoba bangkit. Pada mniet ke-38 sebuah umpan dari sundulan Zlatan Ibrahimovic gagal dimanfaatkan oleh Clarence Seedorf setelah tendangannya melenceng dari sasaran.
Namun, Milan akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di saat akhir babak pertama. Inzaghi yang berhasil menjebol gawang Catania lewat tendangan kaki kanannya setelah memanfaatkan umpan dari Ronaldinho.
Di awal babak kedua, Milan coba menekan. Sebuah umpan tumit Ibrahimovic ke Seedorf masih dapat digagalkan oleh kiper Mariano Andujar. Milan pun lebih banyak menguasai bola di babak kedua ini.
Akan tetapi tiga kali para pemain Milan tertangkap offiside yaitu Inzaghi dau kali dan Ibrahimovic satu kali. Para pemain Milan tampaknya kesulitan untuk melancarkan serangan meskipun unggul dalam penguasaan bola.
Soccernet mencatat Milan menguasai bola 65 persen dan Catania 35 persen. Namun Catania lebih efesien dalam melakukan serangan dengan melepaskan 14 tembakan dan enam shoot on goal. Sementara Milan 12 shoot dan tiga shoot on goal.
Sedangkan di babak kedua satu peluang berbahaya Milan terjadi setelah Ronaldinho melepaskan crossingnya yang mengenai bagian belakang Capuano namun masih dapat digagalkan Andujar. Skor 1-1 pun tak berubah hingga peluit panjang.
Skuad Milan:
Milan: Abbiati; Bonera, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Boateng, Pirlo, Seedorf (Gattuso 90); Ronaldinho, Inzaghi (Oduamadi 85), Ibrahimovic
Catania: Andujar; Potenza (Alvarez 82), Silvestre, Spolli, Capuano; Carboni (Delvecchio 75); Mascara, Izco, Biagianti, Ricchiuti (Ledesma 60); Maxi Lopez
Firenze - Fiorentina kembali gagal meraih angka penuh meskipun berlaga di depan pendukungnya sendiri. Dalam pertandingan yang berakhir Minggu (19/9/2010) dinihari WIB, La Viola ditaklukkan Lazio 1-2.
Memainkan laga di Artemio Franchi, Fiorentina berhasil lebih dulu memimpin di awal pertandingan. Adem Ljajic membuka skor di menit 19 lewat titik 12 pas setelah Lorenzo de Silverstri melanggar Alessio Cerci di kotak terlarang.
Ketinggalan, Lazio mencoba mengejar. Mark Bresciano dan Hernanes melancarkan serangan namun belum menemui sasaran.
Akhirnya upanya Lazio berujung gol pada menit 32. Chrstian Ledesma menyamakan kedudukan lewat sontekan dari tengah kotak setelah memaksimalkan umpan dari Stefano Mauri. Skor 1-1 ini bertahan hingga turun minum.
Tujuh menit selepas re-start, tim tamu kembali menggempur melalui Thomas Rocchi. Crossing Mauri diterima Rocchi yang melepas tendangan dari tengah kotak yang masih melambung di atas mistar gawang Sebastian Frey.
Juan Vargas nyaris menggandakan keunggulan Fiorentina. Sayang tembakan dia hasil crossing dari Marco Marchionni melebar tipis ke arah kiri gawang Lazio.
Keputusan memasukkan Libor Kozak terbukti tepat. Pemain yang menggantikan Rocchi ini sukses membuat Lazio memimpin 2-1 di menit 67 setelah tendangannya dari jarak dekat gagal diantisipasi Frey.
Vargas! Riccardo Montolivo mengirim operan kepada Vargas, ia lantas membuat sepakan dari kiri kotak yang masih terlalu tinggi dan melebar di kiri gawang yang dijaga Fernando Muslera.
Hingga peluit panjang berakhir skor 2-1 untuk kemenangan Lazio tidak berubah.
Dengan raihan tiga angka ini, Biancoceleste untuk sementara naik ke peringkat dua klasemen dengan koleksi enam poin. Sedangkan Fiorentina di urutan 17 dengan nilai satu.
Susunan Pemain:
Fiorentina: Sebastian Frey, Per Kroldrup, Alessandro Gamberini, Manuel Pasqual, Lorenzo de Silvestri, Cristiano Zanetti, Riccardo Montolivo, Alberto Gilardino, Adem Ljajic (Khoumar Babacar 68'), Juan Vargas, Alessio Cerci (Marco Marchianni 45')
Lazio: Fernando Muslera, Andre Dias, Giuseppe Biava, Stefan Radu, Stephan Lichsteiner, Christian Ledesma, Francesco Matuzalem, Mark Bresciano (Christian Brocchi 45'), Stefano Mauri, Tommaso Rocchi (Libor Kozak 60'), Hernandes
Langganan:
Postingan (Atom)


