Jumat, 01 Oktober 2010

- Liga Italia Pekan Ini
Mata pada Derby d'Italia


Jakarta - Liga Italia pekan ini menyajikan Derby d'Italia sebagai hidangan utamanya. Siapa bakal keluar sebagai pemenang? Inter Milan si pemuncak klasemen atau Juventus yang penampilannya naik-turun?

Laga antara kedua tim besar Italia itu akan dihelat pada hari Minggu (3/10/2010) di Stadion Giuseppe Meazza. Inter punya modal bagus jelang pertemuannya dengan salah satu rival besarnya tersebut.

Pasukan arahan Rafael Benitez itu baru saja menjungkalkan Werder Bremen 4-0. " Itu adalah bukti dari permainan hebat yang ditunjukkan tim ini di awal musim," ujar Benitez setelah pertandingan terebut.

Namun demikian, laga terakhir La Beneamata di Seri A tak berakhir dengan menyenangkan. Mereka ditundukkan oleh AS Roma 0-1 melalui gol telat Mirko Vucinic. Padahal sepanjang laga Inter tampil relatif lebih dominan.

Dalam laga itu Inter membuat 15 buah tembakan, tapi tak satu pun yang membuahkan hasil. Maka, bukan jaminan pula bahwa mereka pasti bakal menang atas Juve, kendati yang disebut belakangan ini performanya naik-turun.

Juve baru menorehkan dua kemenangan di Seri A musim ini, sementara sisanya berakhir dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Pada laga terakhir, di Liga Europa, Bianconeri juga bermain imbang, yakni 1-1 dengan Manchester City.

Tapi, catatan terakhir Juve di Seri A layak untuk dipertimbangkan. Ditandai dengan hat-trick Milos Krasic, pasukan arahan Luigi Del Neri ini menggulung Cagliari 4-2.

Hasil melawan Juve juga bisa memengaruhi posisi Inter di papan klasemen. Jika gagal menang, posisi Samuel Eto'o dkk. bisa dilewati oleh Lazio, yang pada hari yang sama akan menjamu peringkat empat Brescia. Saat ini Inter dan Lazio sama-sama mengoleksi angka 10.

Pada pertandingan lain, AC Milan akan bertandang ke markas Parma. Rossoneri baru meraih dua kemenangan di Seri A musim ini, tapi performa Parma tengah jeblok lantaran dalam empat laga terakhir menelan dua kekalahan dan dua hasil imbang.

Milan boleh bergantung pada ketajaman Zlatan Ibrahimovic lagi, namun, seperti yang kerap dikhawatirkan Massimiliano Allegri, pertahanan harus fokus selama 90 menit. Milan memang kerap kebobolan kendati mereka tengah bermain dominan.

Terakhir ada AS Roma yang pada pekan lalu baru meraih kemenangan perdananya. Mungkinkah kemenangan atas Inter menjadi pembangkit moral mereka? Lawan yang bakal dihadapi I Lupi adalah Napoli yang pada pekan lalu menghabisi Cesena 4-1.

Partenopei juga punya catatan yang lebih bagus dari Roma. Mereka kini duduk di posisi enam klasemen sementara dengan nilai delapan, berkat dua kemenangan dan dua hasil imbang. Sedangkan Roma, masih berkubang di posisi 18 dengan koleksi nilai lima.
- Stankovic: Milan Tak Bisa 'Beli' Gelar

Milan - Dengan aktivitas transfer yang cukup sibuk, AC Milan bisa menjadi salah satu tim yang akan merintangi laju si juara bertahan Inter Milan di Seri A. Tapi Dejan Stankovic yang membela Nerazzurri menegaskan kalau Milan takkan bisa begitu saja "membeli" gelar.

Banyak muka-muka baru di kubu Milan pada musim ini. Zlatan Ibrahimovic dan Robinho adalah dua di antaranya yang terbilang cukup punya nama di kancah persebakbolaan dunia.

Dengan rekrutan-rekrutan baru tersebut, Milan pun digadang-gadang bisa memberikan persaingan sengit untuk Inter, yang juga rival sekotanya, di kompetisi Seri A. Toh usai lima laga, kedua tim pun hanya terpaut dua angka saja.

Meski demikian, Stankovic tak langsung yakin dengan kans juara tim rivalnya tersebut. Inter, klaimnya, tetap berjaya kendati sebelumnya juga tak banyak beraktivitas di bursa transfer.

"Pembelian mereka? Anda tak bisa membeli kesuksesan hanya dengan satu atau dua individu," cibir Stankovic di Football Italia.

"Kami sudah membuktikan itu dengan Samuel Eto'o (yang direkrut musim lalu), karena dia bahkan bisa bermain sebagai full-back demi tim. Kemenangan-kemenangan adalah berkat skuad, kesatuan sebuah timnya," lugas Stankovic.

Akhir pekan ini sendiri Inter akan terlibat duel sengit kontra Juventus dalam partai Derby d'Italia. Sedangkan Milan harus bertandang ke markas Parma.
- Lagi, Wasit Salah Beri Kartu di Seri A

Roma - Sebuah kasus kesalahan identitas terjadi lagi di kompetisi Seri A Italia. Meski sudah diluruskan, insiden itu tak ayal harus menjadi kritik dan catatan penting untuk kompetisi tersebut.

Kesalahan identitas dimaksud adalah mengenai kekeliruan si pengadil lapangan dalam memberikan kartu kepada pemain dalam pertandingan yang ia pimpin. Untuk kasus ini, itu terjadi dalam partai Fiorentina vs Parma akhir pekan lalu.

Dalam partai yang dimenangi Fiorentina dengan skor 2-0 tersebut, wasit Andrea Romeo mengganjar Massimo Gobbi dari Parma dengan kartu kuning pada menit 65.

Yang jadi masalah, ternyata Gobbi tak berhak atas kartu kuning tersebut. Hal ini terungkap dari laporan tambahan dari wasit Romeo terkait laga tersebut.

Dari laporan itu, Romeo mengakui kalau kartu harusnya ia serahkan untuk rekan setim Gobbi, Massimo Paci. Komisi Disiplin pun langsung membereskan masalah tersebut dan mencabut kartu untuk Gobbi, seperti diberitakan Football Italia.

Kasus kesalahan identitas itu bukanlah yang pertama terjadi di Seri A musim ini. Sebelumnya kasus serupa terjadi dalam laga Cesena versus Lecce di giornata tiga.

Saat itu Cesena meradang setelah Giuseppe Colucci dikartu merah karena kartu kuning kedua, kendati yang melakukan pelanggaran sebanarnya adalah Yuto Nagatomo.

Cesena, yang menang 1-0, lantas melakukan banding dan akhirnya hukuman otomatis tak boleh main di satu partai untuk Colucci, akibat kartu merah, pun dicabut.

Mengingat bahwa kompetisi baru dilalui lima pekan tapi justru sudah ada dua kesalahan yang cukup fatal terjadi, hal ini jelas harus diperhatikan benar oleh Seri A.