Minggu, 07 November 2010
Turin - Upaya Juventus untuk terus memanjat naik di klasemen Seri A dapat hadangan berarti. Bianconeri setidaknya tidak akan bisa memanfaatkan tenaga Milos Krasic dan Nicola Legrottaglie hingga enam pekan lamanya.
Dikutip dari Football Italia, Krasic dan Legrottaglie mengalami cedera saat Juventus diimbangi Salzburg dalam lanjutan Liga Europa dua hari lalu. Disebutkan kalau keduanya bermasalah dengan otonya.
Krasic didiagnosa mengalami cedera otot paha kiri dan diperkirakan butuh waktu 25 hari untuk bisa pulih dan akhirnya kembali bermain. Kondisi tersebut menjadi pukulan tersendiri buat Krasic karena dia sebelumnya sudah dijatuhi hukuman larangan bertanding di Seri A terkait aksi diving yang dilakukan.
Periode lebih lama dibutuhkan Legrottaglie untuk memulihkan cederanya. Mengalami cedera yang sama di kaki kanan, dia hampir dipastikan absen selama 40 hari.
Kabar cedera ini memperpanjang daftar pemain Juventus yang masuk ruang perawatan. Sebelumnya Si Nyonya Tua sudah ditinggal Paolo De Ceglie, Jorge Martinez, Gianluigi Buffon dan Leandro Rinaudo yang harus absen dalam hitungan bulan
Untuk laga kontra Cesena akhir pekan ini Juventus juga dikabarkan kehilangan Zdenek Grygera, Alex Manninger, Armand Traore dan Davide Lanzafame.
Milan - Adriano Galliani mencoba mendinginkan tensi menyusul perkelahian antara Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu. Menurutnya, kejadian tersebut adalah sebuah pertanda bagus buat sebuah klub.
Ibra dan Onyewu terlibat perkelahian saat Milan menggelar sesi latihan rutin pada Jumat (5/11/2010) kemarin waktu setempat. Onyewu dikabarkan tak terima dengan tekel yang dilakukan Ibra, yang kemudian menyulut adu mulut dan kontak fisik antara keduanya.
Menurut laporan beberapa fans yang menyaksikan latihan tersebut, Onyewu sempat mencengkram leher rekannya itu. Perseteruan tersebut baru selesai setelah pemain Milan lainnya memisahkan mereka berdua dan sesi latihan dihentikan oleh Massimiliano Allegri.
"Itu benar, memang ada benturan penuh semangat antara mereka dan sesi latihan sempat dihentikan sementara. Itu sering terjadi di lapangan sepakbola dan berita itu jadi headline karena disaksikan oleh beberapa fans," sahut Galliani membenarkan berita yang sudah tersiar luas sebelumnya.
Namun Galliani menilai kubu Milan tak layak khawatir dengan apa yang terjadi pada dua pemainnya itu. Perkelahian antara pemain dianggapnya sebagai sesuatu yang normal dan bagus buat tim karena menunjukkan tim punya kemauan besar.
"Dalam segala hal, mereka berdua sudah meredakan ketegangan yang terjadi dan saya sudah berbicara panjang dengan mereka. Ini sudah selesai. Faktanya, saya melihat ini sebagai sesuatu yang baik."
"Saya suka melihat ada sedikit riak-riak. Saya memilih itu dibanding sesi latihan dengan minum teh dan orang-orang kemudian tertidur," tuntas pria berkepala botak itu di Football Italia.
Sabtu, 06 November 2010
Milan - Sesi latihan AC Milan pada Jumat (5/11/2010) waktu setempat selesai lebih cepat dari yang direncanakan. Penyebabnya adalah perkelahian yang melibatkan Zlatan Ibrahimovic dan Oguchi Onyewu.
Dikutip dari La Gazzetta dello, perkelahian antara Ibra dan Onyewu tersebut bermula saat Ibra melakukan tekel pada bek asal Amerika Serikat itu.
Disebutkan kalau tekel yang dilakukan Ibra sesungguhnya tidak terlalu keras. Jika kemudian Onyewu terpancing emosinya, itu karena dia khawatir cedera parah yang dialami hampir sepanjang musim lalu akan kembali kambuh.
Saat itulah mulai terjadi adu mulut antara keduanya. Ketegangan tak berhenti sampai di situ karena Ibra dan Onyewu kemudian terlibat adu fisik di tengah lapangan.
Massimiliano Allegri dan beberapa pemain Milan kabarnya harus memisahkan kedua pemain tersebut sebelum ketegangan benar-benar reda. Allegri, yang marah besar dengan kejadian tersebut dan langsung memberi peringatan keras pada kedua pemainnya itu, kemudian memutuskan menyudahi sesi latihan.
Ini bukan kali pertama Ibra "merecoki" sesi latihan Milan. Tak lama setelah kedatangannya, dia dianggap melakukan tindakan tak pantas dengan menendang lengan Rodney Strasser. Padahal saat itu mereka tidak sedang memainkan bola, namun tengah mendengarkan pengarahan dari Allegri.
Ada yang menyebut aksi Ibra tersebut hanya sebuah gurauan. Namun sebagian lain menyayangkan kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai tindak kekerasan.
Langganan:
Postingan (Atom)


