Kamis, 11 November 2010

- Allegri: Kali Ini Wasit Berpihak ke Milan

Milan - AC Milan menggeser Lazio dari pucuk klasemen Seri A bermodal kemenangan atas Palermo. Hasil itu diakui Massimilano Allegri tidak lepas dari keberuntungan timnya yang sedikit diuntungkan wasit.

Menjamu Palermo di giornata 11, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB, Milan menang 3-1 dengan gol keduanya lahir dari tendangan penalti menyusul sebuah pelanggaran terhadap Massimo Ambrosini, yang terbilang dapat diperdebatkan.

Tim tamu sebaliknya sedikit kurang beruntung dalam lawatannya ke San Siro tersebut karena ada beberapa keputusan wasit yang kurang memihak kepada mereka. Allegri pun dengan jujur mengakui hal itu.

"Situasi berjalan baik dengan wasit. Melihat tayangan ulang di monitor televisi, memang kelihatannya Massimo Ambrosini seperti membiarkan dirinya jatuh," aku Allegri di Football Italia.

"(Tapi) Saya harus bilang kalau dilihat di stadion dalam kecepatan normal, memang kelihatan seperti penalti. Pelanggaran terhadap Mauricio Pinilla juga bisa berarti penalti (untuk Palermo), seperti halnya Alexandre Pato dan Kevin Prince Boateng dapat dinilai handsball," paparnya jujur.

Meski begitu, Allegri menilai apa yang terjadi di laga itu tak berarti Milan selalu diuntungkan pengadil lapangan. Sebaliknya ia merasa kalau apa yang hadir kali ini adalah sebuah karma baik untuk timnya setelah sebelumnya sempat dirugikan wasit.

"Saya ingatkan Anda, kami dirugikan sejumlah keputusan yang mirip musim ini, jadi pada akhirnya semua jadi adil," pungkasnya.
- Nerazzurri Hanya Kurang Beruntung

Lecce - Menguasai jalannya pertandingan, menciptakan banyak peluang dan bahkan sempat memimpin, Inter Milan hanya bisa seri dengan Lecce. Boleh jadi Nerazzurri akan mengutuki ketidakberuntungan mereka dalam mencetak gol.

Bertandang ke Via Del Mare dalam lanjutan Seri A pekan ke-11, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB, Inter dan Lecce sama-sama bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Diego Milito membawa Inter unggul di menit ke-76 sebelum akhirnya disamakan tiga menit setelahnya lewat gol Ruben Olivera.

Sampai laga berakhir pun skor tetap 1-1. Dari statistik Soccenet, Inter menguasai 62 persen ball possesion serta membuat 14 shot dengan lima on goal. Sementara tuan rumah hanya membuat enam dengan tiga mengarah ke gawang.

Jika menilik catatan di atas semestinya tiga poin bisa dibawa pulang pasukan Rafael Benitez namun hasil akhir berkata lain. Tak ada keluhan dari Benitez melihat penampilan timnya dan memuji timnya yang masih bisa bermain prima meskipun badai cedera tengah deras menghantam.

"Kami banyak mempunyai peluang, namun kami hanya tidak bisa menyelesaikannya dengan baik," ucap Benitez. "Saya harap kami ke depannya lebih punya keberuntungan yang lebih baik. Saat ini kami membutuhkan semua pemain, jadi para pemain seperti Diego Milito dan Dejan Stankovic tanpa ragu bisa memberi intensitas hebat dalam skuad," aku Benitez seperti dilansir Football Italia.

"Jika tim ini tidak bermain dengan intensitas yang cukup, lalu semua pemain bertanggung jawab dan kami semua harus melakukan yang terbaik untuk memperbaikinya," sambung Benitez.

Hal senada pun dilontarkan kapten tim Javier Zanetti yang melihat Inter memang tak beruntung di laga ini. Dari sekian banyak peluang yang didapat hanya satu yang berbuah gol dan ia berharap keberuntungan bisa menaungi timnya di pertandingan selanjutnya.

"Disamping usaha keras kami untuk memenangi laga ini dan situasi sulit yang tengah kami alami, kami pulang ke Milan hanya dengan hasil imbang. Lecce membuat gol dari korner dan kami tidak beruntung saja," ucap Zanetti di situs resmi klub.

Hasil imbang ini membuat Inter turun satu tangga ke posisi ke-4 dengan 20 poin dan selisih tiga dari AC Milan yang berada di puncak. Kedua tim akan bertemu akhir pekan ini dalam Derby Della Madoninna.
- Inter Seri Lagi

Lecce
- Untuk kedua kalinya secara beruntun, Inter Milan hanya mampu memetik hasil seri dalam lanjutan laga Seri A. Di pekan ke-11, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB, juara bertahan ditahan imbang 1-1 oleh tim promosi Lecce.

Dalam laga yang dihelat di Via Del Mare, kedua tim tak mampu mencetak gol di babak pertama. Diego Milito membawa Inter unggul lebih dulu sebelum disamakan oleh Olivera.

Inter masih saja menunjukkan inkonsistensi penampilannya di musim ini terkait badai cedera yang menghantam klub itu. Kini Nerazzurri berada di urutan ke-4 klasemen dengan 20 poin, tergeser oleh Napoli yang menang 1-0 atas Cagliari dan memiliki 21 poin. Sementara Lecce ada di posisi 14 dengan 12 poin.

Jalannya pertandingan

Babak pertama tak banyak peluang yang dilahirkan kedua tim. Inter memperoleh peluang di menit ketika sepakan Samuel Eto'o memaksa kiper Lecce membuat penyelamatan gemilang atas gawangnya.

Gantian Lecce yang mengancam di menit ke-38 dari tembakan Andrea Rispoli yang tak terkawal namun masih jauh melenceng dari sasaran. Paruh laga berakhir tanpa gol.

Eto'o sepuluh menit babak kedua berjalan melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis Antonio Rosati. Pada menit ke-69 giliran Milito yang memberikan ujian bagi Rosati namun sepakan masih membentur tiang.

Milito! Gol yang ditunggu akhirnya datang juga pada menit 76 ketika Milito yang memaksimalkan umpan Eto'o dari sisi kiri berhasil mengonversinya jadi gol, setelah tembakannya dari jarak dekat mampu menjebol gawang Rosati.

Tak sampat empat menit kemudian gawang Inter yang dikawal Luca Castelazzi kebobolan oleh gol Olivera. Olivera yang tak terkawal dengan mudah menanduk bola di dalam kotak penalti tanpa bisa dihadang Castelazzi.

Dua menit sebelum peluit panjang berbunyi Milito sebenarnya bisa memenangkan Intyer namun tembakannya malah melebar dari gawang Lecce. Laga pun berkesudahan 1-1 untuk kedua tim.

Susunan pemain

Lecce: Rosati; Rispoli, Gustavo, Giuliatto, Brivio (Coppola 82'); Olivera (Piatti 86'), Vives, Giacomazzi, Mesbah; Jeda (Ofere 65'), Di Michele

Inter: Castellazzi; Santon, Lucio, Cordoba, Chivu; Zanetti, Obi (Mancini 84'); Biabiany (Stankovic 56'), Coutinho, Pandev (Milito 45'); Eto'o