Minggu, 05 Desember 2010
Milan - AC Milan kembali menjauhkan jaraknya dari para pesaing untuk terus berada di puncak klasemen Seri A. Hasil tersebut didapat Rossoneri setelah menundukkan Brescia dengan skor 3-0.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di San Siro, Minggu (5/12/2010) dinihari WIB Milan memborong ketiga golnya di babak pertama. Kevin Prince Boateng membuka keunggulan sebelum digandakan Robinho dan ditutup Zlatan Ibrahimovic.
Tambahan tiga poin ini mengantar Milan sementara kembali menjauhi pesaing-pesaingnya di puncak klasemen. Dengan poin 33, Rossoneri unggul tiga angka dari Lazio di urutan dua. Sementara Brescia tertahan di urutan 18 dengan total poin berjumlah 12.
Jalannya Pertandingan
Di depan pendukungnya, Milan tak perlu waktu lama untuk membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan yang dilepaskan Zlatan Ibrahimovic, Kevin Prince Boateng berhasil menceploskan bola ke dalam gawang meski dalam kawalan pemain lawan. Ini merupakan gol pertama Boateng buat Milan di Seri A.
Melalui kerjasama Robinho dan Zlatan Ibrahimovic, Milan terus menggedor pertahanan tamunya demi mencari gol kedua. Namun justru gawang Cristian Abbiati yang dapat ancaman di menit 16 saat tendangan akrobat Andrea Caracciolo tepat mengarah ke pelukan Abbiatti.
Lewat aksinya di menit 27, Robinho berhasil menembus masuk pertahanan Brescia. Namun upayanya mencetak gol tak membuahkan hasil karena bola sepakannya cuma membentur sisi luar gawang.
Semenit berselang Robinho benar-benar mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-0. Gol tersebut terjadi akibat kesalahan Hetemaj yang mencoba melakukan backpass, Robinho pun dengan mudah mencetak gol kelimanya buat Milan dari jarak dekat.
Belum hilang kegembiraan Rosoneri, sebuah gol lain lahir ke gawang Brescia. Kali ini Ibra yang menjadi goal scorer-nya setelah dia melewati Gilberto Martinez dan melepaskan tendangan keras yang mengarah ke sudut gawang. 3-0 Milan unggul.
Lewat sebuah kesalahan pemain Brescia kembali Milan punya peluang bikin gol. Tim tamu beruntung karena kali ini upaya Robinho me-rebound tendangan gagal Boateng terhalang bek lawan.
Di babak kedua tekanan yang dilakukan Milan tidak menurun. Bahkan Gennaro Gattuso sempat memiliki peluang bikin gol saat upayanya mengeksekusi sodoran bola dari Robinho berhasil digagalkan Martinez.
Ibra kembali memiliki peluang saat dia berusaha menyambar bola pantul hasil tendangan Ignazio Abate. Atraksi overhead kick yang dia lakukan tak membuahkan hasil yang diinginkan karena si kulit bundar arahnya masih melenceng dari sasaran.
Massimilliano Allegri memasukkan Ronaldinho saat pertandingan tersisa 20 menit untuk menggantikan Ibra. Gelandang serang asal Brasil itu langsung dapat peluang, meski kemudian gagal berujung gol karena tendangan kaki kirinya menyambut umpan silang Abate masih melenceng.
Peluang terakhir Milan memperbesar keunggulan datang dari kerjasama Gattuso dengan Mathieu Flamini. Berhasil mengejar umpan terobosan, tendangan jarak jauh gelandang asal Prancis itu sama sekali tak membahayakan gawang kiper Sereni.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta (Yepes 46), Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso, Pirlo, Ambrosini (Flamini 63); Boateng; Ibrahimovic (Ronaldinho 69), Robinho
Brescia: Sereni; Zebina, Bega, Martinez; Berardi, Vass (Budel 66), Hetemaj, DaprelĂ ; Diamanti, Kone (Eder 58); Caracciolo
Roma - AS Roma hanya mendapatkan satu poin setelah bermain seri 1-1 dengan Chievo Verona. Fabio Simplicio sempat membuat Il Lupo unggul 2-0 namun Chievo dapat mengejarnya dan menyamakan kedudukan.
Roma membuang peluangnya untuk bisa meraih tiga poin di laga tandangnya tersebut. Mereka sempat unggul 2-0 di babak pertama lewat dua gol Simplicio, namun di babak kedua Chievo menekan dan berhasil menyamakan kedudukan.
Skor imbang 2-2 tersebut membuat Roma masih tetap berada di posisi ketujuh klasemen Seri A dengan 23 poin atau selisih tujuh poin dari pimpinan klasemen AC Milan. Sedangkan Chievo naik keperingkat sembilan dengan 20 poin.
Jalannya Pertandingan
Pada laga di Stadio Marc Antonio Bentegodi, Minggu (5/12/2010) dinihari WIB, Roma lebih dulu mengancam lewat tendangan bebas Adriano di menit ke-4 namun masih melebar dari target.
Sementara usaha Mirko Vucinic lewat tendangan kaki kirinya dapat digagalkan kiper Stefano Sorrentino di menit ke-10. Pada menit ke-23, Adriano kembali memiliki peluang tapi tembakan kaki kirinya masih melambung.
Tiga menit kemudian Roma berhasil memimpin 1-0. Gol tersebut dicetak oleh Fabio Simplicio lewat set piecenya lewat tembakan kaki kanannya ke pojok kiri bawah gawang tuan rumah Chievo.
Pada menit ke-43, Giallorossi kembali memiliki peluang. Berawal dari crossing Mirko Vucinic bola didapatkan oleh Matteo Brighi namun tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih terlalu tinggi.
Namun, satu menit kemudian Roma berhasil unggul 2-0. Simplicio kembali menjebol gawang Chievo lewat tembakan kaki kirinya setelah memanfaatkan crossing dari Marco Cassetti.
Sementara Chievo mencoba mengejar ketertinggalannya. Gelson Fernandes punya peluang namun sundulannya masih terlalu tinggi. Skor 2-0 bagi Roma pun bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Chievo mulai meningkatkan serangannya guna mengejar ketertinggalanya. Marco Andreolli mendapatkan bola terobosan dari Gelson Fernandes namun digagalkan Julio Sergio di menit ke-56.
Chievo akhirnya mampu memperkecil kemenangan lewat gol Davide Moscardelli hasil tendangan kaki kirinya pada menit ke-61. Gol tersebut semakin menambah semangat para pemain tuan rumah.
Pada menit ke-82, Pablo Granoche akhirnya membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Gol tersebut dicetak oleh Granoche hasil tembakan kaki kanannya setelah memanfaatkan umpan terobosan Mariano Bogliacino.
Sementara Roma semakin sulit untuk bisa unggul kembali setelah di menit ke- 84 harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Daniele De Rossi dikartu merah. Skor imbang 2-2 tersebut bertahan hingga akhir laga.
Susunan Pemain :
Chievo: Sorrentino; Frey, Cesar, Andreolli, Mantovani; Gelson Fernandes (Bogliacino 79), Rigoni, Marcolini (Granoche 60); Costant; Moscardelli (Sardo 90), Pellissier
Roma: Julio Sergio; Cassetti, Mexes, N Burdisso, Castellini; Greco (Taddei 66), De Rossi, Brighi; Simplicio (Menez 83); Adriano (Borriello 78), Vucinic
Sabtu, 04 Desember 2010
Roma - Juara bertahan Inter Milan menuai kekalahan ke-4 di Seri A setelah takluk 1-3 saat bertamu ke markas Lazio, dalam partai giornata 15 Seri A Italia.
Di Olimpico, Sabtu (4/12/2010) dinihari WIB, Lazio berhasil menyudahi paruh pertama dengan menjanjikan setelah Giuseppe Biava membuat mereka unggul 1-0 atas Inter.
Mauro Zarate melebarkan keunggulan Lazio di awal babak kedua, tapi Inter sempat berusaha bangkit berkat gol Goran Pandev pada menit 74.
Usaha Inter mengejar akhirnya kandas setelah Hernanes menjauhkan Lazio lagi semenit sebelum waktu normal berakhir.
Untuk Lazio, kemenangan tersebut membuat mereka menyamai raihan angka AC Milan yang memuncaki klasemen. Milan sendiri belum memainkan partai giornata 15-nya.
Akibat kebobolan tiga gol, Inter sementara itu dicatat Soccernet turun ke posisi enam karena disalip Palermo, meski keduanya punya poin sama. Inter bisa turun peringkat lagi, terlebih AS Roma yang hanya terpaut satu angka sudah mengancam tepat di bawahnya.
Hasil itu juga membuat catatan Inter kian buruk. Dari empat laga terakhirnya di Seri A, Nerazzurri sudah kalah tiga kali dan baru menang satu kali.
Jalannya Pertandingan
Peluang nyata pertama dalam laga dihadirkan oleh tim tamu Inter pada menit 13. Umpan silang Jonathan Biabiany tak bisa disongsong Goran Pandev tapi Sulley Muntari sukses menanduk bola untuk menghasilkan sepak pojok.
Lima menit kemudian gantian Lazio mengancam. Tandukan Sergio Floccari memaksa kiper Luca Castellazzi menyelamatkan gawang. Bola jatuh di kaki Stefano Mauri kendati Javier Zanetti dengan sigap sukses memotong bola.
Lazio unggul! Tuan rumah memimpin pada menit 26. Sebuah umpan silang ditanduk Hernanes sebelum kemudian diceploskan Giuseppe Biava ke dalam gawang Inter.
Wesley Sneijder berkesempatan menyamakan kedudukan enam menit kemudian. Dari sebuah tendangan bebas ia melayangkan bola dengan jitu ke arah gawang Lazio meski arahnya masih tepat ke kiper Fernando Muslera.
2-0 Lazio! Lazio menggandakan keunggulan di menit ke-52 menyusul sebuah kesalahan dari Felice Natalino. Mauro Zarate memaksimalkannya untuk bikin gol kedua tuan rumah.
Lazio makin pede dan Floccari hampir saja bikin skor jadi 3-0 pada menit 57. Untung buat Inter, Floccari gagal mengirim bola melewati Castelazzi.
Inter menipiskan ketinggalan! Goran Pandev meniupkan asa untuk Inter lewat golnya pada menit 73. Dua kali diblok, mantan pemain Lazio itu sukses menyarangkan bola pada kali ketiga. Skor jadi 1-2, masih untuk keunggulan Lazio.
Penyelamatan penting dilakukan Muslera dengan waktu normal tersisa empat menit lagi!
Lazio menambah gol! Skor menjadi 3-1 setelah Hernanes membuat gol ke gawang Castelazzi lewat tendangan bebas yang sebelumnya terlihat sedikit membentur pagar betis pemain Inter.
Susunan Pemain:
LAZIO: Muslera - Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu - Matuzalem, Brocchi, Mauri, Hernanes (Bresciano '90) - Zarate (Ledesma '79), Floccari (Rocchi '87)
INTER: Castellazzi - Natalino (Santon '85), Lucio, Cordoba, Zanetti - Muntari (Alibec '52), Cambiasso, Stankovic (Motta '36), Sneijder, Biabiany - Pandev
Langganan:
Postingan (Atom)


