Senin, 06 Desember 2010
Catania - Pelatih Juventus Luigi Del Neri merasa puas melihat pasukannya berhasil melibas Catania 3-1. Apalagi, kemenangan itu terjadi di kandang lawan yang terkenal angker.
Bertarung di markas Catania, Stadion Angelo Massimino, Senin (6/12/2010) dinihari WIB, Juve pulang dengan kemenangan 3-1. Satu gol dari Simone Pepe dan dua lagi dari Fabio Quagliarella cuma bisa dibalas satu gol Takayuki Morimoto.
"Tim ini bermain sangat baik setelah 15 menit permainan di mana sebelum itu Catania menyulitkan kami," komentar Del Neri usai pertandingan seperti yang dilansir Football Italia.
"Kami memperlihatkan permainan yang apik dan menemukan jalan menuju gol. Sejak gol pertama, pertandingan itu berada di rel yang benar buat kami," tukas allenatore berkacamata itu.
Kemenangan itu membuat Juve merebut lagi posisi ketiga yang sempat lepas. Selain itu, kemenangan ini juga berarti penting karena Catania tidak pernah kalah dari tujuh partai kandang--dengan rincian empat menang dan tiga seri.
"Saya tidak mau melihat klasemen, tapi saya puas dengan hasil ini, juga untuk karakter dan kualitas permainan kami," girang eks arsitek AS Roma dan Chievo itu.
"Jangan lupa, Catania juga belum pernah kalah musim ini," tegas Del Neri.
Catania - Juventus mencatat hasil positif saat bertanding di markas Catania. Tiga angka berhasil dibawa pulang La Vecchia Signora berkat kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Angelo Massimimo, Senin (6/12/2010) dinihari WIB itu, tiga gol Juve dicetak oleh Simone Pepe dan Fabio Quagliarela (dua gol). Gol tunggal tuan rumah diceploskan Takayuki Morimoto.
Dengan kemenangan ini, maka Juve telah mengumpulkan 27 angka dari 15 pertandingan dan duduk di peringkat tiga Seri A. Bianconeri defisit tiga angka dari Lazio di posisi kedua dan enam dari AC Milan yang ada di puncak
Jalannya pertandingan
Di menit-menit awal pertandingan, Juventus nyaris saja dirugikan oleh tindakan sembrono Fredrik Sorensen menjatuhkan Morimoto di kotak penalti. Meski pemain Catania mengklaim penalti, wasit tidak mengacuhkannya.
Juventus malah membuka rekening golnya saat laga berusia 35 menit. Dari umpan silang Vincenzo Iaquinta dari sisi kanan, bola disambar tendangan voli Pepe dan gol. Catania 0, Juve 1.
Namun Juve cuma dua menit menikmati keunggulan itu. Akibat kesalahan Fabio Grosso, bola jatuh di kaki Morimoto yang berdiri di dalam kotak penalti Juve. Dengan sekali sepak, Morimoto pun menjebol gawang Juve. Skor berubah jadi 1-1.
Pada menit 43, Juve sebenarnya berhasil memasukkan bola lagi ke gawang Catania saat tendangan Quagliarella menyambut umpan silang Milos Krasic mengenai mistar Catania dan memantul ke bawah. Meski di tayang ulang televisi terlihat bola telah melewati garis gawang, gol tidak disahkan wasit.
Namun Quagliarella tidak perlu memendam kecewa terlalu lama karena semenit kemudian, ia mencetak gol dengan sepakan terarah dari dalam kotak penalti meneruskan umpan Iaquinta. Juve mengembalikan keunggulannya, 2-1.
Juventus memantapkan kemenangannya jadi 3-1 berkat gol kedua Quagliarella di menit 58. Merebut bola dari kaki Marco Biagianti, tendangan jarak jauh Quagliarella sukses menaklukkan kiper Mariano Andujar buat kali ketiga.
Hingga waktu normal usai, tidak ada gol tambahan yang berhasil disarangkan oleh kedua tim. Kemenangan 3-1 Juventus pun terjaga sampai akhir.
Susunan pemain
Catania: Andujar; Potenza, Silvestre, Terlizzi, Alvarez; Biagianti, Ledesma, Gomez (Ricchiuti 71); Morimoto (Antenucci 68), Martinho (Carboni 88); Maxi Lopez
Juventus: Storari; Sorensen, Bonucci, Chiellini, Grosso; Krasic, Felipe Melo, Aquilani (Sissoko 56), Pepe (Salihamidzic 82); Quagliarella (Del Piero 80), Iaquinta
Minggu, 05 Desember 2010
Milan - Belum genap empat bulan berseragam AC Milan, Kevin-Prince Boateng sudah merasa betah. Pemain internasional Ghana ini mengaku ingin bersama Rossonerri selama mungkin.
Usai dilepas Portsmouth, Boateng bergabung dengan Genoa sebelum berlabuh ke Milan dengan status pinjaman. Perlahan-lahan, pemuda keturunan Ghana tersebut mulai rutin mengisi line-up I Diavolo Rosso dan telah tampil 13 kali dengan sumbangan satu gol.
"Bermain di Milan sangat fantastis," girang Boateng yang dikutip Ghanasoccernet.com
"Saya tak pernah membayangkan suatu hari bisa memakai jersey ini. Saya datang dari Genoa tapi sejujurnya tak masalah bagaimana saya bisa kemari, melainkan saya kini disini
Bukan hanya sudah nyetel dengan permainan timnya tetapi Boateng juga mengaku cocok dengan atmosfir di klub. Tampaknya ini seruan adik dari pemain Manchester City Jerome Boateng itu agar dipermanenkan.
"Saya sudah jadi bagian dari tim ini, terutama saya ingin berada di sini. Impian saya berada di Milan selama mungkin karena saya suka dengan semua yang ada di sini: kotanya, staf dan banyak lainnya. Milan adalah tim dalam hidupku," tukas dia.
Langganan:
Postingan (Atom)


