Selasa, 15 Februari 2011
Milan - Zlatan Ibrahimovic mengaku pernah menolak tawaran dari Manchester City di musim panas lalu. Striker asal Swedia itu menegaskan dirinya tak akan bermain hanya demi uang semata.
Setelah musim yang tak menyenangkan di Barcelona, Ibra memutuskan untuk keluar dari Nou Camp. Dengan kekuatan finansialnya, City dikabarkan siap memboyong pemain 29 tahun itu.
Pada akhirnya, Ibra memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan. Dia lebih memilih Rossoneri demi ambisinya meraih trofi juara.
"Saya mengadakan serangkaian pembicaraan dengan City dan mereka punya proyek fantastis yang sedang berjalan. Tapi saya bukan salah satu pemain yang ingin ke sana dan bermain demi uang," ujar Ibra, seperti dikutip SkySports.
"Bagi saya, sangat penting untuk melihat seperti apa masa depan, kemungkinan apa yang ada. Bagi saya, proyek City bukan sekarang," tambah bekas bintang Juventus dan Inter Milan itu.
"Saya pikir dalam beberapa tahun mereka akan jadi tim papan atas, tapi Milan sekarang sudah di puncak. Bagi saya, saya ingin bermain di puncak saat saya berumur 29 tahun, bukan 32 tahun."
"Ini bukan tentang uang. Jika Anda pemain hebat, maka akan ada uang di mana pun," tutup Ibra.
Roma - Aksi saling meludah yang dilakukan oleh Ezequiel Lavezzi dan Aleandro Rosi akhirnya mendapatkan ganjaran juga. Kedua pemain itu dihukum larangan bertanding dalam tiga laga.
Lavezzi yang bermain buat Napoli terlibat aksi baku ludah dengan Rosi, bek AS Roma, saat kedua klub bentrok di Stadion Olimpico Roma dalam lanjutan Seri A, Minggu (13/2/2010) dinihari WIB.
Football Italia mengabarkan, tindakan tidak terpuji kedua pemain itu kemudian berbuah larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan di Seri A.
Hukuman itu diberikan setelah Lega Calcio mempelajari rekaman televisi. Dalam pertandingan itu sendiri, aksi Lavezzi dan Rosi tidak mendapat hukuman karena luput dari perhatian wasit.
Dengan hukuman itu, Lavezzi dipastikan tidak bisa memperkuat Napoli dalam partai kontra Catania, AC Milan dan Brescia. Kehilangan Lavezzi cukup berarti bagi Napoli karena striker Argentina itu adalah penyerang utama untuk mendampingi Edinson Cavani.
Sementara bagi Rosi, ia dipastikan tidak dapat membela Roma dalam partai melawan Genoa, Parma dan Lecce.
Minggu, 13 Februari 2011
Roma - Napoli berhasil meraih kemenangan penting atas tuan rumah AS Roma. Dua gol Edinson Cavani mengantar I Vesuviani menang 2-0. Tambahan tiga poin membuat Napoli terus membayangi AC Milan di capolista.
Laga Roma kontra Napoli digelar di Olimpico, Minggu (13/2/2011) dinihari WIB. Cavani membuka keran gol-nya lewat titik putih di awal babak kedua. Pemain asal Uruguay itu memantapkan kemenangan Napoli tujuh menit menuju bubaran.
Hasil ini membuat Napoli terus menempel pemuncak klasemen AC Milan. I Partenepoi mengoleksi poin 49 atau ketinggalan tiga angka dari Milan.
Sementara Roma ada di peringkat ketujuh dengan poin 38. Bagi Il Lupi, ini merupakan kali pertama mereka kalah di kandang sendiri di Seri A musim ini.
Jalannya Pertandingan
Roma menghadapi Napoli di Olimpico, Minggu (13/2/2011) dinihari WIB. Pelatih Roma Claudio Ranieri menyimpan Francesco Totti di bangku cadangan. "Pangeran Roma" ini baru tampil di menit ke-77.
Permainan keras pun tersaji dalam laga ini. Sempat terjadi kegaduhan yang dipicu oleh pertengkaran antara Marco Casetti dan Ezequiel Lavezzi. Pertengkaran ini memicu adu mulut yang melibatkan pemain lainnya dan pertandingan berhenti beberapa menit.
Menit ke-22 siku Andrea Dossena terlihat menghantam wajah Rodrigo Taddei.
Napoli mampu mengimbangi permainan Roma. Beberapa kali tekanan yang dilancarkan Edinson Cavani dkk. berhasil menghadirkan ancaman di kotak penalti Il Lupi.
Sementara itu lini depan Roma yang mengandalkan Marco Borriello-Mirko Vucinic yang didukung Rodrigo Taddei dan Fabio Simplicio masih kalah garang dibanding Cavani cs.
Kesempatan bagus bagi Roma didapat Vucinic di menit ke-16. Sepakannya masih bisa ditangkap oleh Morgan de Sanctis. Sementara peluang terbaik Napoli hadir menit ke-28 tendangan bebas Walter Gargano ditepis oleh Julio Sergio.
Wasit menghadiahkan penalti kepada Napoli usai Marek Hamsik dilanggar Juan di menit keempat babak kedua. Eksekusi yang dilakukan Cavani berhasil membawa Napoli memimpin 1-0.
Penalti Cavani sempat membentur tiang gawang sebelah kanan, bola kemudian bergerak ke kiri. Dari tayang ulang, bola sudah melewati garis gawang. Namun boleh jadi sebagai "penegas" Cavani kemudian menyambar bola rebound untuk menggetarkan gawang tuan rumah.
Seperempat jam menuju bubaran, peluang Roma lewat tendangan Jeremy Menez masih bisa ditepis De Sanctis.
Gol! Napoli menggandakan skor tujuh menit menuju bubaran, kembali Cavani sebagai pencetak gol-nya. Berawal dari umpan silang Paolo Cannavaro dari sisi kanan, Cavani berhasil menemukan ruang di antara Marco Casetti dan Aleandro Rosi.
Meski sedikit mendapatkan gangguan dari Rosi, Cavani berhasil melesakkan bola ke gawang Serigala Ibukota.
Susunan Pemain
AS Roma: Julio Sergio; Juan, Cassetti, Riise, Aleandro Rosi, De Rossi, Simplicio (Greco 77), Perotta, Taddei (Menez 46'), Borriello, Vucinic (Totti 77)
Napoli: De Sanctis; P.Cannavaro, Aronica, Campagnaro, Gargano, Paziensa, Dossena (Zuniga 60), Maggio, Hamsik (Yebda 74), Cavani (Mascara 85), Lavezzi
Langganan:
Postingan (Atom)


