Minggu, 27 Februari 2011
Turin - Luigi Del Neri sangat kecewa dengan kekalahan kandang yang diderita Juventus. Del Neri menyebut konsistensi tak ada dalam DNA Bianconeri. Dia pun meminta anak buahnya segera berbenah.
Takluk 0-2 di tangan Bologna jelas jadi hasil memalukan buat 'Nyonya Tua'. Ini adalah kekalahan kedua berturut-turut yang diderita Juve setelah akhir pekan lalu mereka kalah dengan skor yang sama di markas Lecce.
Dua hasil buruk saat melawan tim medioker itu mengherankan Del Neri. Pasalnya, anak buahnya malah bisa menang saat meladeni juara bertahan Inter Milan. Konsistensi pun dituding jadi biang keladinya.
"Konsistensi tak ada dalam DNA kami. Tiap kali kami kebobolan, saat itulah kami kehilangan konsentrasi," ungkap Del Neri, seperti dikutip Football-Italia.
"Tidak mungkin bagi klub sekelas Juventus, setelah kemenangan atas Inter, bisa membuang segalanya dalam waktu dua pekan," tambahnya.
Pelatih 60 tahun itu tak ingin timnya makin terpuruk. Dia pun meminta Alessandro Del Piero cs. segera bangkit.
"Ini akan jadi musim yang sulit yang sangat mengecewakan jika kami terus seperti ini," lugasnya.
"Saya tak percaya saya kehilangan keseluruhan skuad dalam tempo 15 hari, meski jelas ada banyak yang harus ditingkatkan. Memang memalukan untuk para fans karena seharusnya mereka mendapatkan sesuatu yang berbeda," tandas Del Neri.
Udine - Antonio Di Natale memutuskan untuk bertahan di Udinese meski sempat diminati Juventus pada awal musim ini. Rupanya, ia menolak lamaran Juve karena tak mau mengkhianati Napoli.
Juve melakukan perekrutan besar-besaran pada awal musim ini. Beberapa nama tenar digaet yang digaet antara lain Milos Krasic, Alberto Aquilani, Fabio Quagliarella, Leonardo Bonucci, dan Simone Pepe.
Satu nama lain yang diincar Bianconeri adalah Di Natale. Meski usianya sudah tak muda lagi, ketajamannya di depan gawang lawan masih sangat bisa diandalkan.
Namun, striker 33 tahun itu memutuskan untuk menampik tawaran 'Nyonya Tua' dan lebih memilih bertahan di Udinese. Keputusan ini rupanya dilatarbelakangi oleh Napoli. Apa hubungannya?
"Juventus sangat menginginkan saya, tapi saya tak pernah bisa menerimanya," ungkap Di Natale, seperti dikutip Football-Italia.
"Di musim lalu, Napoli meminta saya bergabung dengan mereka, tapi saya bilang kepada Presiden Aurelio De Laurentiis bahwa saya tak ingin meninggalkan Udine," sambungnya.
"Jika saya menerima tawaran Juventus hanya 12 bulan kemudian, itu akan jadi pengkhianatan buat Napoli, klub kota kelahiran saya," tuntasnya.
Turin - Juventus menelan kekalahan lagi. Setelah ditundukkan Lecce 0-2 pekan lalu, mereka kini ditundukkan Bologna dengan skor yang sama juga.
Pada pertandingan di Olimpico Turin, Minggu ((27/2/2011) dinihari WIB, gua gol yang disarangkan Boligna berasal dari pemain yang sama; Marco Di Vaio. Juve sendiri tampil tanpa Gianluigi Buffon yang terkena kartu merah dalam laga melawan Lecce. Maka, jadilah Marco Storari mengambil posisinya.
Dua kekalahan dalam dua laga beruntun membuat Juve turun ke posisi tujuh klasemen sementara dengan nilai 41. Sementara Bologna naik ke posisi 12 dengan koleksi nilai 32 di tangan.
Juventus sempat memiliki dua kesempatan emas di babak pertama, keduanya datang dari Vincenzo Iaquinta. Yang pertama datang di menit 26. Tendangan Iaquinta dari dalam kotak penalti masih bisa digagalkan kiper Emiliano Viviano.
Usaha kedua Iaquinta datang di menit 33. Menerima umpan dari Alessandro Matri, ia melepaskan tendangan kaki kanan. Sial baginya, tendangannya itu masih melebar dari gawang.
Leonardo Bonucci juga memiliki peluang di menit 29. Tapi tendangan kaki kanannya juga masih melambung. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 0-0.
Bologna akhirnya membuka keunggulan di menit 49. Umpan terobosan Massimo Mutarelli diterima dengan baik oleh Di Vaio, sebelum nama terkahir ini melepaskan tendangan kaki kanan. Storari tak mampu menghalaunya dan bola pun bersarang di pojok kiri bawah gawangnya.
Di menit 53, Claudio Marchisio sempat mendapatkan peluang. Tapi tendangannya, usai menerima operan Matri, masih bisa diblok.
Di Vaio juga mendapatkan kans emas tiga menit berselang. Hasilnya? Bola masih belum menemui sasaran. Sepakan kaki kirinya melebar di samping kiri gawang Juve,
Eks bomber Parma itu baru bisa mencetak gol keduanya di menit 66. Memanfaatkan umpan Riccardo Meggiorini, ia melepaskan sebuah sepakan kaki kanan. bola bersarang di pojok kiri bawah gawang Juve.
Skor 2-0 tersebut tak mampu dikejar Juve sampai akhir laga dan mereka pun kembali menelan pil pahit, namun kali ini di hadapan pendukung sendiri.
Susunan Pemain
Juventus: Storari, Bonucci, Barzagli, Chiellini, Grygera (Pepe 69), Marchisio, Melo, Martinez (Del Piero 45), Krasic, Matri, Iaquinta (Toni 45).
Bologna: Viviano, Britos, Portanova, Rubin, Esposito (Mutarelli 31), Mudingayi, Della Rocca, Casarini, Perez, Di Vaio, Meggiorini.
Langganan:
Postingan (Atom)


