Kamis, 18 November 2010

- 'Milan Lebih Peduli Liga Champions Ketimbang Seri A'

Milan - AC Milan sebenarnya lebih peduli dengan kompetisi Liga Champions ketimbang Seri A. Tapi karena rasa lapar, kedua-duanya pun siap dimenangi.

Dibandingkan dengan kali terakhir menjuarai Liga Champions, Milan sebenarnya lebih lama tidak menjadi jawara di Seri A. Jika gelar terakhir di Liga Champions diraih Rossoneri pada 2006–07, mereka belum lagi jadi jawara Seri A setelah 2003–04.

Meski demikian, Milan tampaknya justru lebih menjadikan Liga Champions sebagai prioritas utama untuk diraih pada musim ini.

Di kompetisi terelit antar klub Se-Eropa itu Milan masih berusaha lolos dari fase grup, di mana mereka bersaing dengan Ajax dan Auxerre di Grup G. Satu tiket lain di grup itu sudah didapat Real Madrid.

Posisi Milan di Seri A sendiri sebenarnya tengah bagus-bagusnya. Sampai giornata 12, Zlatan Ibrahimovic cs bertengger di pucuk klasemen. Dengan fakta itulah Milan tetap bertekad mengejar Scudetto meski prioritas utama tetap di Eropa.

"Milan lebih peduli dengan Liga Champions ketimbang Scudetto, tapi jika semua berjalan baik kami juga akan memenanginya (Seri A) untuk kali pertama dalam tujuh tahun," ujar Wakil Presiden Milan Adriano Galliani di Football Italia.

"Ada rasa lapar untuk memenanginya," tegas Galliani.

Senin, 15 November 2010

- 'Jangan Panik, Interisti'

Milan - Performa tak meyakinkan yang ditunjukkan Inter Milan sejauh ini mulai membuat para fans setianya gerah. Namun Ivan Cordoba meminta Interisti jangan panik karena Nerazzurri akan segera kembali ke permainan terbaiknya.

Kekalahan 0-1 dari AC Milan dalam Derby della Madoninna semalam menempatkan Inter di posisi lima klasemen dengan 20 poin. Juara bertahan dalam lima musim terakhir ini berbeda enam poin dari Milan yang menguasai puncak Seri A.Sudah begitu mereka pun jadi tim yang paling "irit" mencetak gol di antara lima tim penghuni posisi lima besar.

Jelas dengan penampilan sepert ini, kritik pun langsung mengarah kepada Benitez sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas tim. Dengan skuad yang tak berbeda jauh dengan peraih treble winners musim lalu, Benitez setidaknya bisa membawa Inter tampil sama baiknya.

Namun pembelaan datang dari wakil kapten Cordoba yang menilai apa yang terjadi di Inter adalah wajar mengingat badai cedera yang menghantam sejak awal musim ini. Apalagi presiden Massimo Moratti pun tak melakukan pembelian di musim panas ini.

"Ini adalah momen yang sangat sulit namun kami akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Kami seorang profesional dan akan berusha keras untuk menjadi lebih baik," tutur Cordoba di Inter Channel yang dikutip Yahoosports.

Maka dari itu Cordoba pun meminta untuk para suporter 'Biru Hitam' agar tetap percaya pada kemampuan tim ini dan tidak panik melihat kondisi tim saat ini. Cordoba yakin jika para pemain pilar sudah kembali pulih maka Inter akan kembali membaik.

"Kami tahu bahwa kami sedang mengalami masa sulit namun kami juga tahu kekuatan kami dan apa yang kami butuhkan untuk tampil baik. Tujuan kami adalah untuk improve secepatnya dan tak boleh berdiam diri dan mengeluh," tegas bek internasional Kolombia itu.

"Fans menaruh harapan pada kami dan kami ingin kembali ke bentuk terbaik secepatnya," simpul bek yang memperkuat Inter sejak tahun 2000 itu.
- Seedorf: Milan Tak Lebih Kuat dari Inter

Milan - Memenangi Derby della Madonnina selalu jadi pencapaian tersendiri buat AC Milan atau Inter Milan. Namun menyusul kemenangan tipis atas Nerazzurri, kubu Rossoneri tak mau sesumbar dan memilih tetap waspada.

Milan memenangi derby sengit kontra Inter di Giuseppe Meazza. Sebuah gol yang datang daru penalti Zlatan Ibrahimovic memastikan anak didik Massimiliano Allegri dapat tiga poin dan berhak kembali ke puncak klasemen.

Dari tahun ke tahun kemenangan atas musuh sekota itu selalu meninggalkan kesan tersendiri. Namun untuk musim ini pihak Diavolo Rosso memilih untuk menanggapinya dengan tanpa kegembiraan berlebih.

"Memiliki (keunggulan) enam poin itu cukup banyak dan kami akan terus bekerja dengan tenang, tapi enam poin ini belumlah cukup," sahut Allegri mewaspadai kebangkitan Inter dan pesaing lainnya di pekan-pekan berikutnya.

Sempat bersaing ketat dengan beberapa klub lain, Milan dan Lazio kini mulai memisahkan diri dengan keunggulan poin lebih dari satu laga atas lawan-lawannya. Tapi Clarence Seedorf tak mau terbuai dengan kondisi itu.

Dengan roda kompetisi yang masih sangat panjang, gelandang senior asal Belanda itu mengingatkan kalau pesta baru bisa digelar setelah Scudetto bisa dibawa pulang ke San Siro. Milan disebutnya baru bisa mengklaim lebih baik dari Inter jika gelar sudah di tangan.

"DI awal musim, saya katakan kalau kami butuh waktu untuk saling mengetahui antara pemain dan pelatih. Saat hasil bagus mulai datang ke Anda, kepercayaan diri meningkat dan permainan kami terus membaik".

"Kami hanya bisa bilang kalau Milan lebih kuat dari Inter nanti di akhir musim. Penting untuk memenangi liga, dan tidak meributkan siapa yang lebih baik hanya setelah laga derby," tuntas Seedorf.