Senin, 31 Januari 2011

- Legrottaglie Gabung Milan Hari Ini

Turin - Pemain terakhir yang dibeli AC Milan di bursa transfer musim dingin ini adalah seorang defender. Nicola Legrottaglie menyebut kalau dirinya akan menandatangani kontrak bersama Rossoneri Senin ini.

"Besok (Senin) saya akan menandatangani kontrak untuk AC Milan," ungkap Legrottaglie pada Skysports seperti dikutip dari Football Italia.

Di Juventus, klub yang sudah dia bela sejak 2003, Legrottaglie adalah penghuni setia bangku cadangan. Selama menetap di Turin, dia sempat dipinjamkan ke Bologna dan Siena serta baru dimainkan delapan kali di semua kompetisi musim ini.

"Apakah saya kecewa dengan bagaimana ini berakhir bersama Juventus? Kita lihat saja. Saat saya mengucapkan perpisahan dengan Juventus, saya akan katakan apa yang saya rasakan," lanjut mantan pemain Bari dan Chievo itu.

Bek 34 tahun itu sempat dikabarkan bakal pulang ke Bari sebelum akhirnya memutuskan pensiun. Namun sepertinya tawaran yang datang dari Rossoneri membuatnya memilih hijrah ke Milan.

Meski sudah berumur, Massimilliano Allegri butuh tambahan bek berpengalaman di skuadnya kini. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kalau-kalau Alessandro Nesta perlu waktu panjang untuk pemulihan cedera dislokasi bahu yang dia derita pekan lalu.
- Juventus Dipermalukan Udinese

Turin - Kembali Juventus gagal meraih poin maksimal dalam lanjutan Liga Italia Seri A. Di kandangnya sendiri, Bianconeri malah menanggung malu setelah tunduk 1-2 saat menjamu Udinese.

Berlaga di Stadion Olimpico Turin, Senin (31/1/2011) dinihari WIB, Juventus dan Udinese bermain imbang tanpa gol di 45 menit pertama. Juventus kemudian mampu lebih dulu unggul melalui Claudio Marchisio di menit 60.

Gol tersebut bermula dari sepakan Alessandro Del Piero yang bisa dijinakkan. Dari momen tersebut bola mental dan melambung tinggi, tanpa ragu-ragu Marchisio menjemput bola di udara dan melepaskan tendangan voli akrobatik untuk mengarahkan bola ke tiang dekat.

Namun Udinese tak butuh waktu lama untuk kembali menyamakan kedudukan karena tujuh menit berselang mereka berhasil menjebol gawang Gianluigi Buffon.

Tandukan Antonio Di Natale saat menyambar bola tendangan sudut sesungguhnya masih bisa dihalau Buffon, kiper nomor satu Italia itu juga berusaha menghalau upaya rebound dari Crostian Zapata. Namun sontekan jarak dekat Zapata tetap mampu merobek gawang tuan rumah.

Lima menit sebelum pertandinga usai bencana datang buat Juventus karena gawang mereka kembali bobol. Adalah dua pemain Chile yang bertanggung jawab atas gol yang mengubah skor menjadi 2-1 tersebut: bola yang dibelokkan dengan kepala oleh Alexis Sanchez dituntaskan menjadi gol oleh Mauricio Isla.

Masalah Bianconeri tak selesai sampai di situ. Gara-gara melanggar Sanchez dari belakang, Leonardo Bonucci dapat hadiah kartu merah dari wasit di menit 87.

Udinese tak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dalam waktu yang sangat singkat itu. Tim tamu malah juga kehilangan satu anggota skuadnya setelah Sanchez juga diusir usai dapat kartu kuning kedua.

Ini adalah kekalahan kedua Juventus secara beruntun setelah tengah pekan kemarin out dari Coppa Italia kareka takluk 0-2 dari AS Roma, juga dalam laga di kandang. Sorakan penonton mengiringi kepergian pemain Juventus ke ruang ganti setelah pertandingan tuntas.

Kekalahan ini membuat Juventus turun satu anak tangga ke posisi tujuh klasemen dengan poin 35. Posisi mereka diambil alih Udinese, yang kini bertengger di urutan enam dengan poin 36.

Susunan Pemain

Juventus: Buffon; Grygera, Bonucci, Chiellini, Grosso; Krasic, Aquilani (Sissoko 84), Melo, Marchisio (Libertazzi 89); Del Piero, Martinez

Udinese: Handanovic; Zapata, Benatia, Domizzi; Isla, Pinzi, Inler (Denis 66), Asamoah, Armero (Coda 91); Sanchez, Di Natale (Abdi 70)
- Inter Menangi 'Pertandingan Gila'

Milan - Jantung Leonardo berdegup kencang dalam laga di mana Inter Milan bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol. Nerazzurri disebut sang pelatih baru saja menjalani pertandingan gila.

"Butuh sedikit waktu lebih buat jantung saya untuk kembali normal setelah pertandingan ini. Ini pertandingan yang gila," seru Leonardo sambil tersenyum usai Inter memetik kemenangan 3-2 atas Palermo.

Di kandangnya sendiri, Inter nyaris menelan kekalahan kedua secara beruntun. Di luar dugaan Zavier Zanetti sempat tertinggal dua gol hingga 45 menit pertama terselesaikan.

Kalau Inter kemudian bisa mengamankan tiga poin dari laga tersebut, itu berkat performa mantap yang ditunjukkan striker baru Inter, Giampaolo Pazzini. Selain mencetak dua gol, eks Sampdoria itu 'memberi' hadiah penalti setelah dia dilanggar di kotak terlarang tim lawan.

"Itu pertandingan yang spektakuler. Jika ternyata hasil pertandingannya berbeda (Inter kalah), maka tak ada yang bilang kalau Palermo tak layak dapat hasil tersebut. Mereka tim yang hebat dan menciptakan sembilan atau 10 kesempatan bikin gol di babak pertama saja," lanjut Leonardo di Football Italia.

Meski sempat dibuat waswas, pelatih asal Brasil itu mengaku dapat hal positif dari laga yang nyaris membuat Inter bertekuk lutut tersebut. Yang jelas dia mengaku sangat puas dengan kinerja Pazzini dan Eto'o yang menjadi penentu kemenangan.

"Setelah rehat tim saya butuh keberanian dan karakter. Julio Cesar dipastikan main di menit-menit akhir, Pazzini mencetak dua gol di debutnya dan Douglas Maicon menunjukkan performa yang luar biasa."

"Ada banyak hal positif dari pertandingan ini. Kami bisa mencoba menurunkan tiga striker, karena ada banyak alternatif dimiliki. Apa yang dilakukan Samuel Eto'o di babak kedua adalah gila," tuntas Leonardo.